(2) Lebih Dekat dengan Amalia Zulfa Salsabila (Ketua OSIS SMP Islam Al Syukro)
- Fadli & Dona
- Berita SMP
- Hits: 4555
Terpilih sebagai Ketua OSIS SMP Islam Al Syukro periode 2011/2012 pada Selasa, 11 Januari 2011, tidak membuat Amalia Zulfa Salsabila menjadi tinggi hati. Sebaliknya, ia justru semakin ingin membuktikan bahwa dirinya memang pantas terpilih dan dengan segala kerendahan hati, ingin bersama seluruh teman-temannya mewujudkan OSIS yang aktif dan lebih baik. “Saya ingin berbuat, berkarya dan berprestasi menjadi yang terbaik, sekaligus menjadikan OSIS SMP Islam Al Syukro menjadi lebih baik lagi di masa kepengurusan saya dan di masa-masa yang akan datang,” ujarnya tenang.
Amalia, lahir di Tangerang Selatan, pada 12 Mei 1997 dari pasangan Anas Abidin SE dan Febrina Haryani S.IP, M.Si. “Dua adikku juga bersekolah di Al Syukro ini, yaitu M Iqbal Naufal (kelas VII SMP Islam Al Syukro), dan Nada Nur Kamilla (kelas VI-B SD Islam Al Syukro),” ujar si sulung dari tiga bersaudara ini.
Di SMP Islam Al Syukro, Amalia terbilang siswi berprestasi. Nilai-nilai yang diraihnya selalu di atas rata-rata. “Aku paling suka pelajaran Bahasa Arab, mungkin karena aku juga sekali dengan seni kaligrafi Islami,” ujar si empunya hobi membaca novel-novel Islami dan komik ini.
Kegemaran membaca bagi Amalia adalah berkah bagi dirinya. Ia kini terbilang yang paling menonjol dalam hal tulis-menulis dibandingkan dengan sesama teman lainnya. “Aku suka pakai ‘lap top’ kalau di rumah. Tak hanya untuk main games, tapi kadang aku menulis dan terus menulis. Itu karena aku punya blog internet pribadi dan seringkali aku tuangkan ide-ide yang ada dalam pikiran dalam bentuk tulisan opini, puisi, cerita pengalaman sedih, senang, lucu dan masih banyak lagi. Opini yang aku tulis, misalnya sesuai dengan momentum ‘Hari Ibu’, ‘Hari Guru’ dan lainnya,” kata Amalia yang punya blog dengan tittle: mynicedayisfriday.blogspot.com.
Opini Amalia didalam blog internet-nya memang ringkas dan khas.
Baca saja, misalnya curahan hatinya untuk ibunda (ummi) yang ia tulis bertepatan dengan Hari Ibu, 22 Desember 2010 lalu:
Terima kasih ya Ummi 
karena telah mendidikku selama ini..
Ikhlas mencurahkan kasih sayang kepadaku...
Ikhlas berdoa demi kesuksesan
dan keselamatanku...
Rela berkorban demi melahirkanku..
Berjasa membantu
apapun yang kubutuhkan
dengan sekuat tenaga...
Pokoknya aku sayang Ummi......

Atau, baca juga coretan tangan yang mewakili pemikirannya mengenai kebersahajaan profesi guru:
Terima kasih guru...
engkau mengajarkan kami dengan sepenuh hati,
jiwa dan ragamu.
Semoga dengan adanya hari guru ini
dapat mengingat betapa besar pengorbanan guru bagi muridnya.
Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa
yang harus kita hormati dan patuhi.
Segala yang ia ajarkan kepada kita merupakan bekal
untuk masa depan kita kelak.
OK!
.
Dengan kebiasaan dan kegemarannya menulis, tak aneh kalau salah satu misinya sebagai Ketua OSIS SMP Islam Al Syukro adalah mengaktifkan kegiatan jurnalistik sekolah. “Bisa dengan mengaktifkan Majalah Dinding atau Mading, Lomba Karya Tulis antar kelas dan lainnya,” harapnya.
Misi lain, kata Amalia, adalah membentuk kegiatan Rohani Islam (ROHIS) di SMP Islam Al Syukro pada setiap hari Jum’at. “Kegiatan ROHIS ini antara lain dengan melaksanakan mentoring terhadap adik-adik kelas, termasuk kegiatan pembelajaran mengenai keagamaan, belajar menjadi seorang Master of Ceremony (MC), belajar pidato, juga mengkaji Al Qur’an dan sunnah-sunnah Nabi Muhammad saw. Tapi, aku tidak menutup semua kemungkinan program. Bila ada teman-teman yang memberi saran kegiatan, aku akan senang. Yang jelas, kalau saran itu bagus untuk semua, kita akan laksanakan secara bersama-sama,” tuturnya terbuka. (fdl)

